Reuni Alumni 212, Mengkhawatirkan?

Reuni Alumni 212, Mengkhawatirkan?

Reuni aksi 212 (Foto: Antara)

Oleh: Hersubeno Arief

Reuni Alumni  212, kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian, urusannya tak jauh-jauh dari politik 2018 dan 2019. Yang dimaksud Tito pasti pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada tahun 2018, dan pemilihan presiden 2019.

Tito tidak salah, dan alumni 212, jika benar punya tujuan politik, juga tidak salah. Dalam negara demokrasi, mengusung agenda politik, selama masih dalam koridor hukum, undang-undang, dan peraturan yang berlaku, boleh-boleh saja.

Kebebasan mengekspresikan  pikiran dan perasaan, adalah salah satu fitur utama di negara demokrasi. Bila hal itu dibatasi, dilarang, bahkan dikriminalisasi, namanya bukan demokrasi, tapi tirani.

Polisi, politisi, bahkan presiden tidak perlu baperan, apalagi sampai membuat penilaian  terhadap mereka yang berkumpul di Monas sebagai kelompok intoleran, apalagi anti NKRI.

Kalau mau bersaing, lakukan secara fair. Tidak perlu membuat stigma buruk terhadap kelompok lain. Itu namanya black campaign. Sebuah perilaku buruk yang membuat politik menjadi brutal, menghalalkan segala cara.

Kalau mau sedikit berkelas, dan elegan, cukup lakukan negative campaign.

Menjelek-jelekkan kelompok lain, tidak berdasarkan fakta adalah bentuk black campign yang merusak demokrasi. Sebaliknya negative campign adalah sebuah seni yang dalam  bela diri sering disebut sebagai serangan mematikan “meminjam tenaga lawan.”

Afiliasi berdasarkan kelompok, kesamaan pandang, bahkan kesamaan agama, juga dijamin undang-undang. Jadi santai sajalah.  Meminjam ucapan legenda bola basket Michael Jordan “Just play. Have fun. Enjoy the game.”

Supaya permainan enak ditonton, sebagai “wasit,” polisi tinggal menegakkan aturan. Yang salah tinggal disemprit. Kalau perlu beri kartu kuning, atau kartu merah. Yang tidak boleh, bila wasit berpihak, atau malah ikut bermain mendukung sebuah tim.

Suporter bisa marah, melihat wasit yang curang. Suasana bisa tambah kacau bila wasit yang panik malah memberi kartu merah kepada  penonton yang protes. Pertandingan tidak lagi menarik. Kacau balau.

Wasit juga tidak boleh ikut-ikutan jadi komentator dan menganalisa jalannya pertandingan. Serahkan hal itu kepada pengamat  yang sering lebih pintar dibanding para pemain. Wajar bila Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan Kapolri tidak usah membuat analisis politik.

Di dunia ini apa siy yang tidak ada urusannya dengan politik. Naik turunnya harga beras saja berkaitan dengan politik. Memilih ketua RT dan RW juga politik. Apalagi urusan memilih seorang pemimpin ibukota dan kepala negara. Jadi kalau ada yang memandang secara sinis reuni alumni 212 sebagai gerakan politik, ya sangat naif.

Bagaimana kita membaca dan menafsirkan reuni atau temu kangen para alumni 212 di Monas, Sabtu (2/12)?

Pertama, besarnya massa yang hadir di Monas menunjukkan soliditas muslim di perkotaan ternyata tetap terjaga. Dinamika politik yang terjadi dalam kurun waktu setahun terakhir, termasuk perpecahan koalisi PKS-Gerindra di Pilkada Jawa Barat,  ternyata tidak berpengaruh. Mereka masih tetap kompak.

Ketika seruan tiba, mereka berbondong-bondong memenuhi panggilan dan kembali membuat  lapangan Monas menjadi lautan putih. Suasananya seperti jemaah haji yang bergerak menuju Ka`bah sambil menyeru _Labaik, Allohuma Labaik….._Bikin merinding, kata mereka yang hadir.

Banyak di antara yang hadir ternyata sudah lama menanti-nantikan pertemuan semacam itu. Kata orang Jawa ngangeni.

Bagaimana tidak kangen?  Aksi 212 menunjukkan bahwa umat Islam Indonesia bisa bersatu, tanpa memandang perbedaan-perbedaan kecil yang sering disebut sebagai khilafiyah. Perbedaan pilihan partai politik juga dikesampingkan untuk sebuah tujuan yang lebih besar.

Kedua, umat Islam bukanlah buih seperti banyak digambarkan oleh beberapa pihak yang sinis, termasuk dari kalangan internal sendiri. Terbukti ketika mereka bersatu figur sekelas Ahok yang ditopang oleh pendanaan besar, kekuatan politik besar, bisa dikalahkan.

Ahok yang sering digambarkan oleh berbagai lembaga survei memiliki kepuasaan sangat tinggi, elektabilitas sangat tinggi, dibuat termehek- mehek. Ahok kalah telak dengan selisih suara yang sangat besar.

Bisa dibayangkan bila kekuatan dan semangat Aksi 212 bisa tetap terjaga dan dikapitalisasi menuju pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Siapapun kandidat baik pada pilbup, pilgub, maupun pilpres yang berada pada satu kubu dengan Ahok, didukung oleh kekuatan dana dan partai politik yang sama dengan Ahok, wajib merasa khawatir.

Ketiga, reuni 212 menunjukkan GNPF telah menjadi  pressure group yang kekuatannya melampui partai politik manapun.

Sepanjang sejarah Republik ini berdiri, belum pernah ada parpol maupun ormas yang bisa mengumpulkan massa sebesar Aksi 212. Dahsyatnya,  kemampuan itu bisa diulang lagi dalam sebuah reuni.

GNPF menjadi sebuah muara yang menampung berbagai aliran sungai kepentingan politik di kalangan umat.

Keempat, tampaknya ini yang paling penting dan menjadi roh dari Aksi 212, maupun reuninya, adanya kesadaran bersama sebagai kekuatan terbesar, sudah waktunya umat Islam bangkit merebut kekuasaan ekonomi, politik, sosial, budaya melalui jalur konstitusional.

Semua itu hanya bisa dilakukan bila mereka bersatu padu, menghimpun kekuatan, tanpa memandang perbedaan-perbedaan kecil yang selama ini sering diributkan.

Setidaknya empat alasan itulah yang tampaknya membuat banyak kalangan khawatir melihat elemen Aksi 212 berkumpul kembali dalam sebuah reuni akbar. Sebuah reuni yang  akan selalu ditunggu-tunggu sebagai sebuah event tahunan yang bikin kangen.

TAGS : Reuni 212 opini

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25729/Reuni-Alumni-212-Mengkhawatirkan/

Sempat Disebut Hilang, Shafik Ternyata Muncul di Kairo

Sempat Disebut Hilang, Shafik Ternyata Muncul di Kairo

Ahmed Shafik, mantan Perdana Menteri Mesir (Reuters).

Kairo – Setelah sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya, bakal calon presiden Mesir, Ahmed Shafik ternyata sudah berada di ibu kota Mesir, Kairo, Minggu (03/12) atau Senin waktu Indonesia.

Pengacaranya, Dina Adly, memastikan sudah bertemu dengan Shafik di sebuah hotel di Kairo namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

“Dia menyatakan kesehatannya baik dan dia tidak menjadi subyek dari penyelidikan apapun,” tulis Adly di Facebook.

Keluarga Shafik sempat mendesak pihak berwenang Mesir memberi tahu keberadaannya karena tidak mendapat kabar apapun setelah diusir pulang dari Uni Emirat Arab, tempatnya mengungsi selama lima tahun belakangan, Sabtu (02/12).

Mantan perdana menteri Mesir itu pekan lalu menyatakan pencalonan diri untuk pemilihan presiden Mesir 2018.

Sementara seorang bakal calon presiden lainnya Kolonel Ahmed Konsowa kabarnya ditahan. Konsowa menyatakan rencana pencalonan diri sebagai presiden pekan lalu.

Presiden saat ini, Abdul Fatah al-Sisi sudah mengatakan tidak akan mencalonkan diri meski banyak pihak meragukan pernyataan itu.

Seperti diketahui, sisi adalah tokoh utama yang menjatuhkan pemerintah sipil pimpinan presiden Mohamed Morsi hasil pemilihan umum 2013 lalu.

TAGS : Pilpres Ahmed Shafik Mesir

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25727/Sempat-Disebut-Hilang-Shafik-Ternyata-Muncul-di-Kairo/

Mantan PM Mesir "Hilang" Saat Siap Maju Pilpres

Mantan PM Mesir "Hilang" Saat Siap Maju Pilpres

Ahmed Shafik, mantan Perdana Menteri Mesir (Reuters).

Kairo – Keluarga mantan Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafik mengatakan pada Minggu, pihaknya kehilangan kontak dengan Shafik sejak ia dideportasi dari Uni Emirat Arab (UAE) ke Kairo.

Kabar tersebut terjadi beberapa hari setelah Shafik mengumumkan niatnya mencalonkan diri dalam pemilihan presiden tahun depan.

Shafik, mantan kepala staf angkatan udara dan menteri, telah dipandang oleh para pengeritik Presiden Abdel Fattah al- Sisi sebagai pentantang potensial bagi mantan panglima militer itu yang diperkirakan akan mencalonkan diri untuk perode kedua tahun depan.

Para pendukung melihat Sisi, yang bersekutu dengan UAE dan Arab Saudi, sebagai kunci bagi stabilitas Mesir. Tapi pengeritik mengatakan ia telah memenjarakan ratusan pembangkang dan mengekang kebebasan yang diperoleh setelah pergolakan 2011 yang menggulingkan bekas pemimpin Hosni Mubarak.

Informasi mengenai apa yang terjadi atas Shafik belum jelas pada Minggu. Ia membuat pengumumuan mengejutkan mengenai niatnya untuk mencalonkan diri dalam pemilihan tahun 2018 dari UAE, tempat ia tinggal sementara bersama dengan keluarganya, pada Rabu.

Keluarga Shafik mengatakan ia dibawa dari rumah mereka pada Sabtu dan diterbangkan dengan pesawat pribadi ke Kairo. Seorang saksi mata Reuters mengatakan otoritas Mesir mengawalnya dalam sebuah konvoi dari bandara.

“Kami tak tahu apa-apa mengenai dia sejak ia meninggalkan rumah kemarin,” kata puteri Shafik, May, kepada Reuters seperti dikutip Antara.

“Jika ia dideportasi ia semestinya sudah bisa pulang sekarang, bukan tak diketahui dimana keberadaannya. Kami pikir dia diculik.”

Keluarga dan pengacara mengatakan mereka berencana mengajukan keluhan ke kantor penuntut umum mengenai keberadaan Shafik.

“Saya menyerukan penguasa Mesir… mengizinkanku bertemu dia untuk mengeceknya dan mengonfirmasi ketibaannya di Mesir,” kata pengacara Dina Adly Hussein dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya.

Otoritas UAE membenarkan Shafik meninggalkan negara itu, tapi tak disebutkan kemana ia pergi.

Kementerian Luar Negeri Mesir pun menyatakan tidak bertanggung jawab atas kasus tersebut.

“Kami tidak tahu apa-apa tentang Shafik. Kami tidak menangkapnya dan kami tidak menerima permintaan dari pihak kejaksaan untuk menangkap dia atau membawa dia pulang,” demikian sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri Mesir.

TAGS : Ahmed Shafik Mesir Pilpres

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25724/Mantan-PM-Mesir-Hilang-Saat-Siap-Maju-Pilpres/

215 Penderita AIDS di Lebak, 96 Orang Meninggal Dunia

215 Penderita AIDS di Lebak, 96 Orang Meninggal Dunia

HIVS/AIDS

Lebak – Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan selama ini penyebaran penyakit HIV/AIDS meningkat sehingga perlu dilakukan pencegahan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, pemerintah daerah, termasuk media.

Penyebaran HIV/AIDS juga mengancam generasi bangsa karena kualitas kehidupan mereka tidak produktif.

Saat ini, jumlah penderita HIV/AIDS selama kurun (2000-2017) di Kabupaten Lebak mencapai 215 orang, di antaranya 96 penderita dilaporkan meninggal dunia.

Penyebaran penderita HIV/AIDS karena ditularkan melalui jarum suntik, narkoba, dan hubungan seks bebas.

“Kami minta peran serta tokoh agama, keluarga dan masyarakat bisa mencegah penyebaran penyakit yang mematikan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung Budi Kuswandi mengatakan semua penderita HIV/AIDS digratiskan melalui bantuan pemerintah.

Mereka penderita HIV/AIDS mendatangi Klinik Seroja untuk mendapatkan pengobatan terapi antiretroviral atau ART. Terapi ini, kata dia, dilakukan secara terus-menerus agar efektif.

Pengobatan terapi ART tidak dapat menyembuhkan HIV, namun dapat mempertahankan hidup lama.

“Saya kira melalui pengobatan gratis itu tentu dapat meningkatkan kualitas penderita agar bisa bertahan hidup lama,” katanya. (Ant)

TAGS : AIDS Banten Lebak

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25722/215-Penderita-AIDS-di-Lebak-96-Orang-Meninggal-Dunia/

Miris, 355 Penderita HIV/AIDS di Banten Meninggal Dunia

Miris, 355 Penderita HIV/AIDS di Banten Meninggal Dunia

HIVS/AIDS

Lebak – Sebanyak 355 penderita HIV/AIDS di Provinsi Banten meninggal dunia sehingga masyarakat harus mewaspadai penyebaran keganasan virus tersebut.

“Kami minta berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, termasuk pers berperan aktif untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Sigit Wardojo saat memperingati Hari AIDS se-dunia berloaksi di Stadion Pasir Ona Rangkasbitung, Lebak, Minggu.

Dinas Kesehatan Banten menyebutkan jumlah penderita HIV/AIDS sampai Agustus 2017 tercatat 3.560 positif HIV dan 1.891 positif AIDS.

Selama ini, penyebaran HIV/AIDS tahun ke tahun meningkat dan kebanyakan ranking pertama di provinsi Banten adalah di Tangerang. Sebagian besar penderita HIV/AIDS itu akibat seks bebas dan di antaranya ibu rumah tangga.

Penyebaran virus HIV/AIDS bagaikan fenomena gunung es sehingga perlu adanya tindakan pencegahan dan penanggulangan dari masyarakat.

Sebab banyak juga kasus penderita yang tidak terdeteksi oleh tim medis karena mereka tak dilakukan pemeriksaan.

Sedangkan yang diketahui menderita HIV/AIDS setelah dilakukan pemeriksaan tim medis.

Pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat bersama-sama bertanggung jawab menanggulangi penyebaran virus mematikan itu, baik melalui kampanye maupun sosialisasi di berbagai tempat.

Masyarakat perlu melakukan pencegahan dini mulai dari keluarga hingga pergaulan.

“Saya minta berbagai elemen masyarakat berperan aktif untuk pencegahan penyakit yang hingga kini belum ditemukan obatnya,” katanya menjelaskan. (Ant)

 

TAGS : AIDS Banten Meninggal Dunia

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25721/Miris-355-Penderita-HIV-AIDS-di-Banten-Meninggal-Dunia-/

Pengacara Ini Halalkan Pemerkosaan bagi Wanita Berpakaian Seksi

Pengacara Ini Halalkan Pemerkosaan bagi Wanita Berpakaian Seksi

Ilustrasi celana sobek (INT)

Kairo – Seorang pengacara Mesir ditangkap dan dijatuhi hukuman tiga tahun penjara, lantaran mengatakan gadis yang mengenakan jeans robek harus diperkosa. Ia juga didenda 20.000 pound Mesir karena ucapannya itu menyulut protes.

Nabih al-Wahsh, seorang konservatif terkemuka, membuat pernyataan kontroversial itu pada Oktober lalu, saat debat Rancangan Undang-Undang (RUU) pekerja seks komersial (PSK). Dia menegaskan wanita yang mengenakan pakaian seksi cenderung mengundang pria melecehkannya. 

“Apakah Anda senang saat melihat seorang gadis berjalan di jalan sebagian daerah intimnya kelihatan?” katanya, dilansir Memo, Minggu (3/11)

Nabih lalu mengatakan, “Ketika seorang gadis berjalan sekitar seperti itu, adalah kewajiban patriotik untuk melecehkan secara seksual dan tugas nasional untuk memperkosanya.”

Setelah protes keras terhadap ucapan menghina dan seksis, jaksa mengajukan tuntutan terhadap Wahsh. Dewan Nasional untuk Hak-Hak Perempuan juga mengutuk ucapannya dan mengatakan bahwa mereka adalah “seruan mencolok” untuk pemerkosaan.

Mereka juga menyatakan bahwa ucapan tersebut melanggar segala sesuatu dalam konstitusi Mesir. Dewan juga dilaporkan mengajukan keluhan tentang pernyataan tersebut kepada Dewan Tinggi untuk Peraturan Media tentang siaran yang terbitkan pada Oktober.

Dikenal karena ucapan kontroversialnya, Wahsh sebelumnya  menyatakan dirinya sebagai `Anti-Semit` yang bangga dan menyebut Holocaust sebagai penciptaan `imajinasi`.

Ia juga dilaporkan terlibat dalam perkelahian dengan seorang ulama di sebuah acara televisi yang mengatakan bahwa perempuan tidak perlu mengenakan jilbab.

TAGS : Mesir Nabih al-Wahsh Unik

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25719/Pengacara-Ini-Halalkan-Pemerkosaan-bagi-Wanita-Berpakaian-Seksi/

Marwan Jafar Bakar Semangat LPP PKB Bengkulu

Marwan Jafar Bakar Semangat LPP PKB Bengkulu

Marwan Jafar (hijau tengah) dalam Rakorwil LPP DPW PKB Bengkulu

BengkuluMarwan Jafar membakar semangat seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC Partai Kebangkitan Bangsa PKB (PKB), dalam acara rapat koordinasi wilayah (Rakorwil), yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Bengkulu.

Menurut mantan Menteri Desa tersebut, Bengkulu dengan penduduk muslim 96% Muslim seharusnya malu jika tidak dapat menjadikan satu orang wakil DPR RI dari PKB.

“Rakor ini adalah momentum untuk menyatukan langkah dan irama dalam memenangkan PKB pada pemilu 2019. Dengan modal empat kursi DPRD Propinsi dan 20 DPRD Kabupaten dan Kota se-Propinsi Bengkulu, sangat tidak mustahil PKB bisa menang di Bengkulu dan bisa mengantarkan kursi DPR RI ke Senayan,” kata Marwan, Minggu (3/12) di Bengkulu.

Marwan mengatakan ada banyak kader muda yang potensial untuk menjadi petarung pada pemilu yang akan datang. Semua potensi itu harus menjadi kekuatan untuk menjemput kemenangan PKB pada pemilu 2019 nanti.

Acara Rakorwil DPW PKB diikuti oleh 200 kader, yang berasal dari seluruh pengurus DPW PKB Propinsi bengkulu, Ketua dan Sekretaris DPC, Ketua dan Sekretaris LPP DPC PKB se Propinsi Bengkulu, serta anggota DPRD Propinsi dan kabupaten/Kota se Propinsi Bengkulu.

“Modal sudah ada 4 kursi, rakor datang semua, sudah kompak semua ini, tinggal aksinya di lapngan yang harus dibuktikan segera,” ujar mantan ketua Fraksi DPR RI terlama ini.

“DPR RI sudah ada modal 85 ribu suara kurang sedikit lagi, peluang sudah di depan mata apalagi dengan sistem yang sekarang sangat tidak mustahil itu bisa diraih,” imbuh Marwan dengan nada provokatifnya.

TAGS : LPP PKB Bengkulu Marwan Jafar

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25720/Marwan-Jafar-Bakar-Semangat-LPP-PKB-Bengkulu/

KaSAU dan KaSAL Berpeluang Gantikan Posisi Gatot Nurmantyo

KaSAU dan KaSAL Berpeluang Gantikan Posisi Gatot Nurmantyo

Soleman Ponto

Jakarta – Pergantian posisi pada jabatan Panglima Tentara Nadional Indonesia (TNI) tengah mengisi wacana publik Indonesia. Hal itu seiring dengan semakin dekatnya usia pensiun Jenderal Gatot Nurmantio, karena berdasarkan Undang-undang nomor 34/2004 tentang TNI usia pensiun seorang perwira TNI adalah 58 tahun. Dan pada tahun 2018, Gatot akan tepat berusia 58 tahun.

Mantan Kabais TNI tahun 2011-2013 Laksda TNI (Purn) Soleman B Ponto menegaskan seharusnya posisi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dapat digantikan unsur yang saat ini menjabat Kepala Staf Angkatan Udara (KaSAU) atau Kepala Staf Angkatan Laut (KaSAL).

“Sejak diberlakukan Undang-Undang no. 34/ 2004 tentang TNI (UU TNI), maka tugas ketiga Angkatan menjadi sangat jelas. Tidak ada salah satu Angkatan yang dominan. Itulah sebabnya ketiga Kepala Staf dapat menjabat Panglima TNI secara bergiliran, tidak lagi didominasi TNI AD seperti yang terjadi pada zaman sebelum berlakunya UU TNI. Jadi, sebagai pangganti Jenderal Gatot, yang berpeluang terpilih menjabat Panglima TNI adalah KaSAU dan KaSAL,” ujar Soleman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (3/12/3017).

Soleman menegaskan UU TNI pasal 13 ayat 4 mengatur bahwa jabatan panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh Perwira Tinggi aktif dari tiap-tiap Angkatan, yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala Staf Angkatan.

Dengan demikian, ungkapnya, ketiga Kepala Staf yang sedang menjabat saat ini memiliki peluang yang sama.  

“Jadi tidak benar bahwa pengganti Panglima TNI harus berasal dari KaSAD, seperti pernyataan Panglima TNI yang oleh dilansir oleh media online. Sudah bisa saya pastikan. Berdasarkan sejarah sebelumnya, bahwa yang menjadi Panglima TNI itu berasal dari KaSAD. Karena mantan Kasad yang paham tentang visi misi TNI, tidak perlu lagi diajari,” paparnya.

Soleman mengungkap pola giliran Jabatan panglima TNI yang telah terbentuk sebelumnya bermula dari terpilihnya Laksamana TNI Widodo pada 26 Oktober 1999-7 Juni 2002 yang berasal dari unsur TNI AL. Kemudian, digantikan Jenderal TNI Endriartono Sutarto pada 7 Juni 2002-13 Februari 2006  dari unsur TNI AD dan selanjutnya digantikan Marsekal TNI Djoko Suyanto 13 Februari 2006-28 Desember 2007 dari unsut TNI AU.

“Selanjutnya, Jenderal TNI Djoko Santoso 28 Desember 2007-28 September 2010 TNI AD. Kemudian,  Laksamana TNI Agus Suhartono 28 September 2010-30 Agustus 2013 TNI AL. Kemudian, Jenderal TNI Moeldoko 30 Agustus 2013-8 Juli 2015 TNI AD dan selanjutnya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo 8 Juli 2015-Sekarang TNI AD. Dari pola giliran yang sudah terbentuk terlihat bahwa Kasad mendapat giliran kesempatan yang lebih besar daripada KaSAL atau KaSAU,” ungkapnya.

“Bila mengikuti pola yang telah terbentuk itu, maka penempatan jenderal Gatot sebagai Panglima TNI sebenarnya sudah merusak pola yang telah terbentuk,” imbuhnya.

Soleman mengutarakan bila mengikuti pola yang sudah terbentuk setelah keterpilihan jenderal Muldoko, maka jabatan Panglima TNI seharusnya diisi dari TNI AU. 

“Tapi kenyatannya diisi dari TNI AD. Apabila kemudian jenderal GAtot diganti lagi oleh Kasad, maka pola yang terbentuk menjadi semakin rusak, dan hal ini akan sangat berpengaruh terhadap soliditas TNI,” jelasnya.

Soleman menyampaikan bila presiden ingin memperbaiki pola giliran yang sudah terbentuk, maka pilihan akan jatuh kepada KaSAU. Akan tetapi, lanjutnya, bila Presiden ingin mengsukseskan Indonesia sebagai Poros Maritim dunia, maka pilihan akan jatuh kepada KaSAL.

“Siapapun nantinya yang akan terpilih, harus kita hormati, karena mengangkat Panglima TNI adalah prerogatif Presiden,” ucapnya.

TAGS : Pergantian Panglima TNI

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25718/KaSAU-dan-KaSAL-Berpeluang-Gantikan-Posisi-Gatot-Nurmantyo/

Isu Ingin Digantikan, Tillerson: Tolong Cari Sumber Terpercaya

Isu Ingin Digantikan, Tillerson: Tolong Cari Sumber Terpercaya

Rex Tillerson (Foto: Getty Images)

Washingtong – Menteri Luar Negeri Amerika Seriakt, Rex Tillerson pada membantah akan meninggalkan jabatannya digantikan oleh Direktur Central Intelligence Agency (CIA), Mike Pompeo.

Ketika ditanya apakah benar beberapa laporan penggantian dirinya minggu ini, Tillerson mengatakan kepada kepada Reuters, “Tidak ada.”

“Seseorang harus mendapatkan sumber yang lebih baik,” katanya dalam wawancara singkat di Departemen Luar Negeri menjelang makan malam untuk merayakan penghargaan Kennedy Center Honors tahun ini.

Tillerson mengatakan bahwa ia berharap bisa hadir di resepsi yang sama setahun dari sekarang. “Saya akan berada di sini selama saya bisa efektif dan menyelesaikan sesuatu,” katanya. “Kami sudah selesai.”

Pejabat senior pemerintah pada Kamis (30/11) mengatakan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan rencana untuk menggulingkan diplomat tertinggi Amerika Serikat terkait kebijakannya di Korea Utara dan perbedaan kebijakan lainnya.

Hanya berselang sehari, Trump membantah laporan tersebut. Ia mengatakan dalam dalam postingan Twitternya bahwa ia bekerja baik dengan Tillerson dan bahwa diplomat tersebut tidak akan pergi  kemana-mana.

TAGS : Donald Trump Rex Tillerson Mike Pompeo

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25717/Isu-Ingin-Digantikan-Tillerson-Tolong-Cari-Sumber-Terpercaya/

Tak Penuhi Tuntutan, American Airlines Terancam Alami Krisis Pilot

Tak Penuhi Tuntutan, American Airlines Terancam Alami Krisis Pilot

American Airlines (Foto: Getty)

Jakarta – Salah satu maskapai penerbangan Amerika Serikat, American Airlines terancam mengalami krisis pilot lantaran mengalami masalah teknis yang menyebabkan ribuan penerbangan di akhir bulan ini kekurangan pilot.

Awal pekan ini , Asosiasi Pilot Sekutu (APA), sebuah serikat atas nama perusahaan pilot, mengatakan sebuah kesalahan dalam jadwal uji coba American Airlines berarti ribuan penerbangan untuk masa liburan yang akan datang mengalami krisis pilot. 

Juru bicara American Airlines Matt Miller mengatakan bahwa perusahaannya menawarkan kepada pilot yang siap mengoperasikan penerbangan tersebut dengan gaji 150 persen lebih tinggi dari biasanya dari per jamnya.

Miller menyebut langkah tersebut diambil demi mengatasi situasinya krisis ini. Pasalnya perusahaan ini mengelola hampir 6.700 penerbangan setiap harinya.

Namun setelah melakukan negosiasi ulang dengan APA, American Airlines menyatakan bahwa situasi tersebut sudah terkendali dan jadwal penerbangan pada liburan mendatang akan normal kembali.

“Kami dengan senang hati melaporkan bahwa bersama-sama, Amerika dan Asosiasi Pilot Sekutu telah mencapai kesepakatan bersama demi memastikan penerbangan kami beroperasi sesuai jadwal,” kata perusahaan.

Sementara pihak APA juga mengkonfirmasi bahwa perusahaannya siap untuk kembali bekerjasama dengan pihak American Airlines setelah tuntutannya terpenuhi.

“Kepemimpinan APA bertemu dengan manajemen senior American Airlines hari ini untuk membahas keluhan APA mengenai pembatasan pembayaran premi dan perdagangan perjalanan untuk penerbangan Desember,” kata Asosiasi Pilot Sekutu dalam sebuah pernyataan dilansir UPI.

“APA dan manajemen telah mencapai kesepakatan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing, dan kami telah menarik kembali keluhan kami. Dengan kesepakatan ini, kami mengantisipasi bahwa American Airlines akan dapat mempertahankan jadwal Desember penuh seperti yang direncanakan untuk para penumpangnya,” tambahnya.

 

TAGS : American Airlines Amerika Pesawat

This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/25714/Tak-Penuhi-Tuntutan-American-Airlines-Terancam-Alami-Krisis-Pilot/